Artikel oleh Windy Soemara

Gambar 1: Aisin Gioro Pu yi
Aisin Gioro Pu Yi, Emperor of China (Qing Dynasty, tahun 1908–1912)
Merupakan anak dari 2nd Prince Chun, cucu dari 1st Prince Chun dan keturunan dari Daoguang Emperor. Ia diangkat menajdi kaisar oleh Empress Dowager Ci xi (Tzu zhi) sebelum kematiannya .
Kerajaan China berakhir bersamaan dengan pecahnya revolusi Xinhai, dan pada tahun 1912, kerajaan Qing menandatangani kesepakatan "Act of Abdication of the Emperor of the Great Qing" oleh Empress Dowager Longyu, tanda berakhirnya Kerajaan Qing yang telah berdiri selama 268 tahun. Kerajaan Qing diteruskan Pu yi dengan mendirikan Negara Manchukuo (1932–1945)
Manchukuo hanya merupakan negara boneka yang di stir sepenuhnya oleh Jepang, pada Perang Dunia ke 2, dan akhirnya Pu yi ditangkap oleh tentara soviet ketika hendak melarikan diri ke Jepang, kemudian ditahan di USSR, sebagai saksi di pengadilan militer pasca perang duinia ke 2 “Tokyo war crimes trial” tahun 1946, dan akhirnya di ekstradisi ke China dan dipenjara sebagai penghianat negara China (People’s Republic of China)

Gambar 2: Tulisan Aisin Gioro (Jin)

Gambar 3. Pu yi bersaksi di Pengadilan
Pasca perang dunia ke 2 di Tokyo

Gambar 4. Majalah Time mengupas
Pu Yi sebagai salah satu dari empat orang
paling berpengaruh di dunia

Gambar 5 Aisin-Gioro Pu ren
Merupakan anak dari 2nd Prince Chun, cucu dari 1st Prince Chun dan keturunan dari Daoguang Emperor. Ia diangkat menajdi kaisar oleh Empress Dowager Ci xi (Tzu zhi) sebelum kematiannya .
Kerajaan China berakhir bersamaan dengan pecahnya revolusi Xinhai, dan pada tahun 1912, kerajaan Qing menandatangani kesepakatan "Act of Abdication of the Emperor of the Great Qing" oleh Empress Dowager Longyu, tanda berakhirnya Kerajaan Qing yang telah berdiri selama 268 tahun. Kerajaan Qing diteruskan Pu yi dengan mendirikan Negara Manchukuo (1932–1945)
Manchukuo hanya merupakan negara boneka yang di stir sepenuhnya oleh Jepang, pada Perang Dunia ke 2, dan akhirnya Pu yi ditangkap oleh tentara soviet ketika hendak melarikan diri ke Jepang, kemudian ditahan di USSR, sebagai saksi di pengadilan militer pasca perang duinia ke 2 “Tokyo war crimes trial” tahun 1946, dan akhirnya di ekstradisi ke China dan dipenjara sebagai penghianat negara China (People’s Republic of China)

Gambar 2: Tulisan Aisin Gioro (Jin)
Setelah kematian Aisin Gioro Pu yi tahun 1967 akibat kanker ginjal beserta komplikasi jantung, banyak yang menyatakan penerus kerajaan di China sudah berakhir, karena Pu yi sendiri tidak memiliki garis keturunan sama sekali, walaupun ia telah menikah lagi tahun 1962 dengan Li Shuxian seorang perawat Han yang mendampingi hidupnya sampai akhir hayatnya.
Kita tidak tahu apakah benar ia tidak punya keturunan, atau politik yang berbicara lain pada waktu itu. Dulu ada isu tentang anak dari Pu yi pada saat dia menjabat sebagai Chief Manchukuo, dan ternyata menurut cerita ternyata bukan anaknya, melainkan anak haram permaisuri utamanya (empress Wan Rong) dengan sopir Pu yi (disebutkan bernama Chang) tapi itu masih spekulatif.
Kita tidak tahu apakah benar ia tidak punya keturunan, atau politik yang berbicara lain pada waktu itu. Dulu ada isu tentang anak dari Pu yi pada saat dia menjabat sebagai Chief Manchukuo, dan ternyata menurut cerita ternyata bukan anaknya, melainkan anak haram permaisuri utamanya (empress Wan Rong) dengan sopir Pu yi (disebutkan bernama Chang) tapi itu masih spekulatif.

Gambar 3. Pu yi bersaksi di Pengadilan
Pasca perang dunia ke 2 di Tokyo

Gambar 4. Majalah Time mengupas
Pu Yi sebagai salah satu dari empat orang
paling berpengaruh di dunia
Ada yang berpendapat bahwa Pu yi adalah seorang bisexual, ada yang menyebutkan dia homosexsual karena sejak kecil ia berada di lingkuangan para eunuch atau sida-sida, ada juga teori yang mengatakan bahwa dia impotent.
Setelah kematian Pu yi, ternyata ia masih membuat mandat untuk meneruskan clan Aisin Gioro nya dengan menunjuk Aisin-Gioro Yùyán yang merupakan sepupunya dan berlanjut melestarikan Clan-nya sampai sekarang.
Setelah kematian Pu yi, ternyata ia masih membuat mandat untuk meneruskan clan Aisin Gioro nya dengan menunjuk Aisin-Gioro Yùyán yang merupakan sepupunya dan berlanjut melestarikan Clan-nya sampai sekarang.
Aisin Gioro Yùyán, Emperor of China (Qing Dynasty, 1967 – 1997)
“Great-grandfather” Yùyán adalah Yicong, 2nd Prince Dun, anak ke 5 Daoguang Emperor dan kakak dari Yixuan, 1st Prince Chun, kakek Pu yi.
Yùyán merupakan sepupu Pu yi yang diangkat sebagai kaisar oleh Pu yi sendiri, namun semestinya tahta tersebut diberikan kepada anak dari Pu ren (adik Pu yi, anak 2nd Prince Chun, ayah Pu yi) yaitu Jīn Yùzhàng.
“Great-grandfather” Yùyán adalah Yicong, 2nd Prince Dun, anak ke 5 Daoguang Emperor dan kakak dari Yixuan, 1st Prince Chun, kakek Pu yi.
Yùyán merupakan sepupu Pu yi yang diangkat sebagai kaisar oleh Pu yi sendiri, namun semestinya tahta tersebut diberikan kepada anak dari Pu ren (adik Pu yi, anak 2nd Prince Chun, ayah Pu yi) yaitu Jīn Yùzhàng.

Gambar 5 Aisin-Gioro Pu ren
Ia diangkat karena dianggap loyal pada Pu yi, beberapa kali masuk penjara karena pergolakkan politik, sampai akhirnya 1973 dibebaskan dan jadi tukang sapu di jalan2 kota Beijing.
Aisin-Gioro Hengzhen, Emperor of China (Qing Dynasty, tahun 1997- sekarang)
Hengzhen atau Heng Chen, atau Yüan Yüan (lahir 1944), merupakan anak dari Yuyan, dan menggantikan ayahnya yang meninggal tahun 1997
Nama Calon Emperor of China (Qing Dynasty) Berikutnya
Bersambung……
Artikel oleh Windy Soemara
Copyright @2008 Kit-Indonesia.Blogspot.Com
Aisin-Gioro Hengzhen, Emperor of China (Qing Dynasty, tahun 1997- sekarang)
Hengzhen atau Heng Chen, atau Yüan Yüan (lahir 1944), merupakan anak dari Yuyan, dan menggantikan ayahnya yang meninggal tahun 1997
Nama Calon Emperor of China (Qing Dynasty) Berikutnya
- Noble Prince Chinsin atau Heng Hsin (lahir tahun 1977) anak tertua dari Hengzhen, sekarang tinggal di Beijing
- Noble Prince Hêng-k'ai (lahir tahun 1945), adik pertama Hengzhen atau Heng Chen,
- Noble Prince Chin-ying Hui (lahir tahun 1980), anak dari Prince Heng kai anak kedua dari Yuyan (ibu Heng kai adalah istri kedua Yuyan,Liu Hsiuchüan , sedangkan ibu Hengzhen adalah istri pertama Yuyan,Tu Yanlingi),
- Noble Prince Hêng-chün (lahir tahun 1966), adik kedua Hengzhen atau Heng Chen
Bersambung……
Artikel oleh Windy Soemara
Copyright @2008 Kit-Indonesia.Blogspot.Com


