Artikel oleh Andreas Sunarso

Skala : 1/420
Untuk melepaskan diri sejenak dari kejenuhan membuat model pesawat terbang, maka saya putuskan untuk membuat model bergenre sci-fi ini, dan juga kebetulan saya adalah penggemar serial ‘Star Trek’.
Pada boxnya tertuils bahwa kit ini adalah ‘Snap Fit’ kit, dalam kenyataannya tidak semudah itu. Fitting-nya sangat jelek, butuh banyak sekali dempul dan bahkan juga sedikit menggunakan epoxy putty untuk mengisi gap2 kosong yang sangat besar.
Pada boxnya tertuils bahwa kit ini adalah ‘Snap Fit’ kit, dalam kenyataannya tidak semudah itu. Fitting-nya sangat jelek, butuh banyak sekali dempul dan bahkan juga sedikit menggunakan epoxy putty untuk mengisi gap2 kosong yang sangat besar.


Setelah proses sanding dan primer, maka pengecatan dimulai dengan memberikan pre shading :

Selain warna dasar tersebut, scheme-nya menggunakan 6 warna enamel lainnya, yaitu:
Supaya tidak menghilangkan efek weathering-nya, maka setelah dimasking, saya berikan lagi shade hitam di border tiap2 panel, kemudian baru dicat dengan warna yg diinginkan.
Untuk bagian warp engine-nya, salah satu kelemahan kit ini adalah tidak tersedianya clear parts untuk bagian2 mesin yang transparan & juga jendela2 dan lampu2nya. Untuk memberikan kesan lighting, maka saya menggunakan cat Tamiya chrome silver (X-11) untuk kemudian ditimpakan dengan Tamiya clear blue (X-23), clear red (x -27) dan clear yellow (X-24) dibagian2 tersebut. Memang tidak sempurna, tetapi cukup memberikan kesan tersebut. Jika memiliki sedikit dana lebih, kita dapat membeli aftermarket clear parts untuk bagian2 tersebut, sehingga terlihat lebih realistis dan juga dapat diberi penerangan/lighting.
Setelah proses pengecatan selesai, maka seluruh model dilapisi dengan future untuk proses decalling. Decalnya sendiri kurang baik, sudah mulai menguning, maklum sudah berumur +/- 11 tahun.
Setelah proses decalling, maka decal dilindungi lagi dengan future, lalu kemudian dilapisi lagi dengan flat clear dari Tamiya (spray can, TS-80).
Untuk memberikan kesan battle weary sesuai dengan serial ‘Deep Space Nine’ yang pada season2 terakhir memang berkutat seputar peperangan, dan juga untuk menyembunyikan bad fitting yang sulit untuk dihilangkan, maka saya berikan ‘burn marks’ bekas2 tembakan. Ada beberapa bagian yang juga sengaja saya berikan tekstur ‘rangka’ untuk memberi kesan panel yang hilang / rusak karena tertembak. Untuk ini saya menggunakan Tamiya smoke (X-19), juga campuran 50% Tamiya hull red (XF-9) dan flat black (XF-1).
Setelah itu dilapisi lagi dengan flat clear yang terakhir. Hasil akhirnya sebagai berikut :

Tampak bawah :


Happy Modelling!
Andreas Sunarso

On to the next project :)
- Modelmaster dark ghost grey (FS 36320) untuk shade yg paling muda setelah warna dasar;
- Tamiya light blue (XF-23);
- Tamiya buff (XF-57);
- Warna campuran dari Tamiya flat blue (XF-8) 50%, flat white (XF-2) 40% dan intermediate blue (XF-18) 10%;
- Tamiya flat yellow (XF-3)
- Humbrol flat 77 untuk warna tertua.
Supaya tidak menghilangkan efek weathering-nya, maka setelah dimasking, saya berikan lagi shade hitam di border tiap2 panel, kemudian baru dicat dengan warna yg diinginkan.
Untuk bagian warp engine-nya, salah satu kelemahan kit ini adalah tidak tersedianya clear parts untuk bagian2 mesin yang transparan & juga jendela2 dan lampu2nya. Untuk memberikan kesan lighting, maka saya menggunakan cat Tamiya chrome silver (X-11) untuk kemudian ditimpakan dengan Tamiya clear blue (X-23), clear red (x -27) dan clear yellow (X-24) dibagian2 tersebut. Memang tidak sempurna, tetapi cukup memberikan kesan tersebut. Jika memiliki sedikit dana lebih, kita dapat membeli aftermarket clear parts untuk bagian2 tersebut, sehingga terlihat lebih realistis dan juga dapat diberi penerangan/lighting.
Setelah proses pengecatan selesai, maka seluruh model dilapisi dengan future untuk proses decalling. Decalnya sendiri kurang baik, sudah mulai menguning, maklum sudah berumur +/- 11 tahun.
Setelah proses decalling, maka decal dilindungi lagi dengan future, lalu kemudian dilapisi lagi dengan flat clear dari Tamiya (spray can, TS-80).
Untuk memberikan kesan battle weary sesuai dengan serial ‘Deep Space Nine’ yang pada season2 terakhir memang berkutat seputar peperangan, dan juga untuk menyembunyikan bad fitting yang sulit untuk dihilangkan, maka saya berikan ‘burn marks’ bekas2 tembakan. Ada beberapa bagian yang juga sengaja saya berikan tekstur ‘rangka’ untuk memberi kesan panel yang hilang / rusak karena tertembak. Untuk ini saya menggunakan Tamiya smoke (X-19), juga campuran 50% Tamiya hull red (XF-9) dan flat black (XF-1).
Setelah itu dilapisi lagi dengan flat clear yang terakhir. Hasil akhirnya sebagai berikut :

Tampak bawah :

Kesimpulan :
Dari bentuknya, overall kit ini cukup bagus, dapat mengcapture dengan baik shape sesuai dengan filmnya, hanya bagian depannya saja yang sudutnya kurang turun. Untuk proses konstruksinya cukup sulit dan memakan waktu, disebabkan oleh poor fitting dan banyaknya layer warna scheme-nya. Satu lagi yang mengecewakan juga tiadanya clear parts. Tapi jika dikerjakan dengan sabar, hasil akhirnya cukup memuaskan.
Dari bentuknya, overall kit ini cukup bagus, dapat mengcapture dengan baik shape sesuai dengan filmnya, hanya bagian depannya saja yang sudutnya kurang turun. Untuk proses konstruksinya cukup sulit dan memakan waktu, disebabkan oleh poor fitting dan banyaknya layer warna scheme-nya. Satu lagi yang mengecewakan juga tiadanya clear parts. Tapi jika dikerjakan dengan sabar, hasil akhirnya cukup memuaskan.

Happy Modelling!
Andreas Sunarso

On to the next project :)
Artikel oleh Andreas Sunarso @ 2008
Edited by Windy Soemara
Edited by Windy Soemara



